Angka Kematian Melonjak, Dewan Soroti Kinerja Satgas COVID-19 Simalungun

Angka Kematian Melonjak, Dewan Soroti Kinerja Satgas COVID-19 Simalungun


 SIMALUNGUN - DPRD Simalungun mengaku geram dengan Satuan Tugas COVID-19 di wiilayah tersebut yang terkesan tak bekerja. Pasalnya, angka kematian terkonfirmasi positif COVID-19 di Simalungun terus melonjak.

Wakil ketua DPRD Simalungun, Sastra J Sirait mengatakan, dari data yang diperoleh, dalam sehari kematian terkonfirmasi COVID- 19 ,rata-rata satu hingga dua orang selama dua pekan belakangan ini.

"Saya heran Satgas COVID-19 Simalungun yang diketuai bupati Radiapoh H Sinaga masih ada atau tidak, karena angka kematian terkonfirmasi makin naik selama dua pekan belakangan ini, sudah mencapai 124 orang, sampai hari ini," ujar Sastra.

Politisi Partai Gerindra itu mengatakan, tingginya angka kematian terkonfirmasi COVID-19 dengan angka kematian rata-rata 1 hingga 2 orang per hari, menunjukan Satgas COVID-19 Simalungun terkesan tidak bekerja.

"Apakah dengan angka kematian terkonfirmasi , satu hingga dua orang per hari, ini masih belum menunjukan COVID-19 makin menggila di Simalungun menurut Satgas COVID-19 belum apa-apa ya," sebut Sastra.

Sastra berharap Bupati Radiapoh H Sinaga selaku Ketua Satgas COVID-19, peduli dengan situasi dan kondisi kasus COVID-19 yang sudah semakin mengkhawatirkan, bahkan angka kasus terkonfirmasi selama sebulan ini tidak pernah di bawah 60 kasus. Baca: Horor! Saat Ngobrol Warga Blitar Tak Sengaja Melihat Tetangga Gantung Diri.

Humas Satgas COVID-19 Simalungun, Akmal H Siregar yang dikonfirmasi membenarkan angka kematian terkonfirmasi hingga 30 Juni 2021 mencapai 124 orang.

Akmal juga membantah jika dikatakan Satgas COVID-29 Simalungun tidak bekerja, karena sosialisasi penerapan protokol kesehatan dan pengawasan PPKM masih terus dilakukan. "Satgas COVID-19 Simalungun masih dan terus bekerja, sosialisasi protokol kesehatan dan pengawasan PPKM terus dilakukan," pungkasnya.


Sign out
Baca Juga ×
Powered by Blogger.