Penjambret Tas di Deli Serdang Babak belur Dipukuli Massa

Penjambret Tas di Deli Serdang Babak belur Dipukuli Massa
sumutbersatu.web.id – Seorang penjambret tas, HP (25) babak belur dipukuli massa, Minggu (8/9/2019) sekitar Pukul 23.00 WIB. Warga Pasar III Terusan Simpang Monyet, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang ini dihajar massa usai menjambret tas Ibu Rumah Tangga (IRT) di Jalan Kongsi VI Desa Sampali tepatnya di depan Gudang PT Sentosa Lestari.

Bahkan, bandit kampung itu tak berdaya dan nyaris tewas setelah tertangkap dan dipukuli massa yang geram melihat tingkahnya menjambret tas milik IRT, Misliani (47).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, aksi jambret itu dilakukan pelaku dengan mengendarai sepeda motor Honda Suzuki Smash tanpa pelat.

Saat itu, Minggu (9/9/2019), dia melintas di Jalan Kongsi 6 Desa Sampali. Secara bersamaan, korban tengah melintas di lokasi yang sama.

Sekitar Pukul 23.00 WIB, tersangka yang melihat korban tengah mengendarai sepeda motor Yamaha Xeon dengan menyandang tas dan berjalan sendiri di Tempat Kejadian Perkara (TKP), langsung menghampiri. Secepat mungkin, dia merampas tas tersebut.

Melihat tas yang berada di genggamannya dibawa kabur, perempuan yang bertempat tinggal di Dusun VI Desa Tandem Hulu, Kecamatan  Hamparan Perak itu spontan berteriak.

Langkah pelaku penjambretan yang berusaha kabur, terhenti, setelah sejumlah warga menangkapnya.

Penangkapan tersangka tersebut mengundang perhatian warga lainnya. Warga dan pengguna jalan berdatangan langsung menghakimi pelaku hingga babak-belur. Tak lama kemudian, petugas Unit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan yang memperoleh informasi kejadian tersebut tiba di lokasi.

Beruntung bagi tersangka, kedatangan petugas akhirnya membuat bogem mentah bertubi-tubi ke seluruh tubuhnya terhenti. Petugas lalu mengamankan pelaku dari amuk massa.Untuk pengusutan lebih lanjut, kemudian pengangguran itu langsung diboyong ke Mapolsek Percut Sei Tuan.

“Sewaktu berjalan sendiri, tiba-tiba dipepet pelaku dan langsung merampas tas milik pelaku. Karena terkejut, saya berteriak minta tolong. Kemudian, warga yang mendengar langsung mengejar dan menghajarnya,” ucap korban.
Penjambret Tas IRT Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Aris Wibowo SIK mengatakan, usai diamankan petugas, pelaku kemudian langsung dijebloskan ke penjara Polsek Percut Sei Tuan.

“Imbas perbuatanya, yang bersangkutan dijerat pasal 365 KUHPidana dengan ancaman sembilan tahun penjara,” tulis Kompol Aris lewat pesan Aplikasi Whatsapp.

Reporter : Rahmad Hidayat.
Sign out
Baca Juga ×
Powered by Blogger.